Minggu, 17 November 2013

PERBANDINGAN WEB PADA ORGANISASI PEMERINTAH DAN ORGANISASI SWASTA

TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
DOSEN PEMBIMBING : Aldri Frinaldi, S.H., M.Hum.
NOMOR INDUK DOSEN : 197002121998021001

PERBANDINGAN WEB PADA ORGANISASI PEMERINTAH DAN ORGANISASI SWASTA

1.      Organisasi Publik
1)      Pengertian
Istilah publik berasal dari bahasa Latin “of people” (yang berkenaan dengan masyarakat). Sasaran organisasi publik ditujukan kepada masyarakat umum. Organisasi publik adalah tipe organisasi yang bertujuan menghasilkan pelayanan kepada masyarakat, tanpa membedakan status dan kedudukannya.
2)      Lingkungan Organisasi
Lingkungan dalam organisasi publik :
a.       Lingkungan otorisasi, artinya untuk melakukan sesuatu, organisasi publik terlebih dahulu harus mendapat izin atau legalitas.
b.      Sumber pendanaan dan wewenang diperoleh melalui lingkungan otorisasi tersebut. Misal, dalam pengajuan anggaran kepada DPR, untuk mendapat pengabsahan atas suatu rencana kegiatan pemerintah. Ini merupakan dasar bagi organisasi publik untuk membangun kapasitas organisasi dan kemampuan operasionalnya.
c.       Proses penciptaan nilai dalam organisasi publik, bukan didasarkan pada hukum penawaran dan permintaan pasar, melainkan melalui proses birokratis, yaitu izin dari lingkungan otorisasi.
2.      Organisasi Privat
1)      Pengertian
Istilah privat berasal dari bahasa Latin “set apart” (yang terpisah). Sasaran organisasi publik ditujukan pada hal – hal yang „terpisah‟ dari masyarakat secara umum.Organisasi privat atau bisnis adalah organisasi yang ditujukan untuk menyediakan barang dan jasa kepada konsumen, yang dibedakan dari kemampuanya membayar barang dan jasa tersebut sesuai dengan hukum pasar.
2)      Lingkungan Organisasi
Lingkungan dalam organisasi privat:
a.       Lingkungan otorisasi, misal dewan komisaris atau rapat umum pemegang saham yang menentukan pendanaan dan batas – batas wewenang perusahaan. Akan tetapi, tentu saja lingkungan otorisasi pada organisasi privat tidak sekompleks organisasi publik.
b.      Proses penciptaan nilai dalam organisasi privat, menitikberatkan proses pengambilan keputusan pada naik-turunya permintaan pasar, sehingga pengambilan keputusan biasanya berlangsung lebih cepat.

Tabel perbandingan organisasi publik dan privat secara umum:
No
Organisasi Publik
Organisasi Privat
1.
Tujuan
Laba
non laba
2.
Produk
yang dihasilkan
Publics goods
Privat goods
3.
Cara pengambilan keputusan
demokratis
Strategis bisnis
4.
Ukuran kinerja
Social welfare
Efisiensi
5.
Misi organisasi
“melakukan kebaikan”
“untung rugi”







Perbedaan Organisasi Publik dan Organisasi bisnis ditinjau dari pendekatan sistem infornasi terletak pada tujuan dan departemen/fungsi-fungsinya. Berikut perbedaan organisasi Publik dan Organisasi Bisnis ditinjau dari pendekatan sistem informasi.
a. Organisasi Bisnis
1. Tujuan yang dilayani adalah pelanggan
2. Memiliki fungsi / departemen Bisnis
Seperti : Departemen Produksi, Departemen Pemasaran, dll

b. Organisasi Publik
1. Tujuan yang dilayani adalah citizen
2. Memiliki fungsi / departemen Publik
Seperti :
o Bagian Kependudukan (SIMDUK),
o Bagian Keuangan Negara (SIAPUDA),
o Bagian Sistem Informasi Pusat Pelayanan Publik,
o Bagian Sistem Informasi Kepegawaian.

3.      Perbandingan Web pada Organisasi Pemerintah dan Organisasi Swasta

1.      Web pada Organisasi Pemerintah
Produk barang atau jasa yang disediakan pemerintah (public goods) diantaranya adalah pelayanan atas keamanan, pelayanan identitas diri seperti KTP, SIM maupun akta tanah, pelayanan listrik, pelayanan pendidikan maupun kesehatan. Meskipun untuk yang dua hal terakhir (pelayanan pendidikan dan kesehatan), pihak swasta juga menyediakannya. Masyarakat berhak memilihnya, sebab penyediaan layanan pendidikan maupun kesehatan tergolong pada substitute public goods penyediaan pelayanan atas barang dan/atau jasa yang dilakukan lembaga pemerintah dan juga lembaga swasta). Yang menjadi perbedaan mendasar antara pelayanan yang disediakan oleh Negara (institusi pelayanan publik) dan swasta adalah dari sudut peran. Bahwa negara wajib mengelola sumber daya yang dimiliki dan mengalokasikan (dalam bentuk pelayanan publik dan subsidi) kepada rakyat demi kesejahteraannya.
Disamping itu pelayanan oleh pemerintah tidak bersifat mencari laba ( non-profit oriented ). Hal ini dikarenakan sumber pendanaan institusi publik berasal dari dana publik, yang berasal dari retribusi dan pajak. Artinya penyediaan layanan tidak boleh memperhitungkan seberapa besar profit atau keuntungan yang diperoleh. Sehingga, pelayanan publik akan bersifat ekonomis artinya biaya yang dibebankan harus terjangkau oleh masyarakat, bahkan gratis. Hingga saat ini, pelayanan publik atas hak-hak dasar masyarakat seringkali membuat kita kecewa bahkan frustasi sebab selalu dibayang-bayangi dengan realitas yang berbelit-belit, mahal, mutu/kualitas rendah masih ditambah dengan banyaknya calo sehingga melahirkan banyak pungli disana-sini. Pelayanan publik kita terbukti buruk dan berwajah angker terhadap konsumen,terutama yang berasal dari kelas bawah. Pepatah “konsumen adalah raja”, kalimat yang tidak  pernah diindahkan oleh birokrasi sebagai penyedia layanan, dan mereka lupa bahwa rakyat adalah pemilik negara sementara mereka adalah pelayan atau dayang-dayangnya. Sistem dan perilaku birokrasi pelayanan publik lebih pada mencerminkan model organisasi yang tidak efisien dan efektif, minim akuntabilitas serta tidak berorientasi kepada masyarakat sebagai konsumen yang dilayaninya. Padahal di negeri ini sudah banyak produk peraturan perundangan yang dukeluarkan guna menjadikan pelayanan publik menjadi baik dan melindungi konsumen, namun masih sekedar menjadi tumpukan dokumen semata yang tidak ada kekuatan apapun.

2.      Web pada Organisasi Swasta
Organisasi Swasta atau organisasi laba adalah organisasi yang juga bergerak di bidang pelayanan barang dan atau jasa yang kepemilikannya yang dibedakan dari kemampuanya membayar barang dan jasa tersebut sesuai dengan hukum pasar oleh satu orang atau lebih yang berorientasi pada keuntungan / laba.
Dengan demikian, jelas organisasi ini mempunyai tujuan utamanya adalah untuk mencari laba atau untung sebesar-besarnya. Organisasi laba meliputi antara lain perusahaan-perusahaan berskala kecil hingga berskala besar baik bertaraf local, nasional maupun internasional. Ciri-cirinya antara lain Dimiliki oleh satu orang atau lebih, berorientasi pada keuntungan.
Jadi pada organisasi swasta dalam melayani memperhatikan keuntungan yang akan diperoleh dari pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Selain itu, organisasi swasta atau privat memiliki fungsi/departemen Bisnis. Seperti: Departemen Produksi, Departemen Pemasaran, dll

4.      KELEMAHAN

a)      Situs pemerintah mudah dibobol oleh hacker.
Tiga faktor yang jadi penyebab mengapa situs pemerintah gampang dibobol. Pertama, Password yang mudah ditebak. Password yang baik adalah yang tidak mudah ditebak.
b)      Konfigurasi aplikasi website yang masih default.
Artinya, konfigurasi website tersebut menggunakan pengaturan awal yang merupakan pengaturan dasar dari aplikasi yang ada. Sehingga, masih banyak celah keamanan yang belum tersimpan dengan baik.
c)      updating aplikasi secara rutin. Jika usia sebuah aplikasi website lebih dari 1 tahun, maka kemungkinan besar aplikasi tersebut memiliki banyak kelemahan dalam hal keamanan. Sehingga, setidaknya setiap 3 bulan pengelola website perlu mengupdate aplikasi yang digunakannya untuk menghindari terciptanya celah keamanan yang bisa membuat hacker bisa masuk.

5.      KEUNGGULAN

a)      Web tersebut resmi di update oleh pemerintah maupun swasta bersangkutan.
b)      Mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi melalui website baik web pemerintah maupun web swasta.
c)      Informasi yang ada pada web tersebut terupdate secara berkala. Sehingga masyarakat memperoleh informasi terbaru.

DAFTAR PUSTAKA

Sistem-Informasi-dan-Organisasi-Publik.pdf - Adobe Reader





0 komentar:

Posting Komentar