TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
DOSEN PEMBIMBING : Aldri Frinaldi, S.H., M.Hum.
NOMOR INDUK DOSEN : 197002121998021001
PERBANDINGAN WEB PADA ORGANISASI PEMERINTAH DAN ORGANISASI
SWASTA
1.
Organisasi Publik
1)
Pengertian
Istilah publik berasal
dari bahasa Latin “of people” (yang berkenaan dengan masyarakat).
Sasaran organisasi publik ditujukan kepada masyarakat umum. Organisasi publik
adalah tipe organisasi yang bertujuan menghasilkan pelayanan kepada masyarakat,
tanpa membedakan status dan kedudukannya.
2)
Lingkungan Organisasi
Lingkungan dalam
organisasi publik :
a.
Lingkungan otorisasi, artinya untuk melakukan
sesuatu, organisasi publik terlebih dahulu harus mendapat izin atau legalitas.
b.
Sumber pendanaan dan wewenang diperoleh melalui
lingkungan otorisasi tersebut. Misal, dalam pengajuan anggaran kepada DPR,
untuk mendapat pengabsahan atas suatu rencana kegiatan pemerintah. Ini
merupakan dasar bagi organisasi publik untuk membangun kapasitas organisasi dan
kemampuan operasionalnya.
c.
Proses penciptaan nilai dalam organisasi publik,
bukan didasarkan pada hukum penawaran dan permintaan pasar, melainkan melalui
proses birokratis, yaitu izin dari lingkungan otorisasi.
2.
Organisasi Privat
1)
Pengertian
Istilah privat berasal
dari bahasa Latin “set apart” (yang terpisah). Sasaran organisasi publik
ditujukan pada hal – hal yang „terpisah‟ dari masyarakat secara umum.Organisasi
privat atau bisnis adalah organisasi yang ditujukan untuk menyediakan barang
dan jasa kepada konsumen, yang dibedakan dari kemampuanya membayar barang dan
jasa tersebut sesuai dengan hukum pasar.
2) Lingkungan
Organisasi
Lingkungan
dalam organisasi privat:
a. Lingkungan
otorisasi, misal dewan komisaris atau rapat umum pemegang saham yang menentukan
pendanaan dan batas – batas wewenang perusahaan. Akan tetapi, tentu saja
lingkungan otorisasi pada organisasi privat tidak sekompleks organisasi publik.
b. Proses
penciptaan nilai dalam organisasi privat, menitikberatkan proses pengambilan
keputusan pada naik-turunya permintaan pasar, sehingga pengambilan keputusan
biasanya berlangsung lebih cepat.
Tabel
perbandingan organisasi publik dan privat secara umum:
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Perbedaan
Organisasi Publik dan Organisasi bisnis ditinjau dari pendekatan sistem
infornasi terletak pada tujuan dan departemen/fungsi-fungsinya. Berikut
perbedaan organisasi Publik dan Organisasi Bisnis ditinjau dari pendekatan
sistem informasi.
a. Organisasi Bisnis
1. Tujuan yang dilayani adalah pelanggan
2. Memiliki fungsi
/ departemen Bisnis
Seperti :
Departemen Produksi, Departemen Pemasaran, dll
b. Organisasi Publik
1. Tujuan yang dilayani adalah citizen
2. Memiliki fungsi
/ departemen Publik
Seperti :
o Bagian Kependudukan (SIMDUK),
o Bagian Keuangan Negara (SIAPUDA),
o Bagian Sistem Informasi Pusat Pelayanan Publik,
o Bagian Sistem
Informasi Kepegawaian.
3.
Perbandingan
Web pada Organisasi Pemerintah dan Organisasi Swasta
1. Web pada
Organisasi Pemerintah
Produk barang atau jasa yang disediakan pemerintah (public goods) diantaranya adalah pelayanan atas keamanan,
pelayanan identitas diri seperti KTP, SIM
maupun akta tanah, pelayanan listrik, pelayanan pendidikan maupun kesehatan. Meskipun untuk yang dua hal terakhir (pelayanan
pendidikan dan kesehatan), pihak swasta juga menyediakannya.
Masyarakat berhak memilihnya, sebab penyediaan layanan pendidikan maupun
kesehatan tergolong pada substitute public goods penyediaan pelayanan atas
barang dan/atau jasa yang dilakukan lembaga
pemerintah dan juga lembaga swasta). Yang menjadi perbedaan mendasar antara pelayanan yang disediakan oleh Negara (institusi
pelayanan publik) dan swasta
adalah dari sudut peran. Bahwa negara wajib mengelola sumber daya yang dimiliki
dan mengalokasikan (dalam bentuk pelayanan publik dan subsidi) kepada rakyat
demi kesejahteraannya.
Disamping itu pelayanan oleh pemerintah
tidak bersifat mencari laba (
non-profit oriented ). Hal ini
dikarenakan sumber pendanaan institusi
publik berasal dari dana publik, yang berasal dari retribusi dan pajak. Artinya penyediaan layanan tidak boleh
memperhitungkan seberapa besar profit atau keuntungan yang diperoleh.
Sehingga, pelayanan publik akan bersifat ekonomis artinya biaya yang dibebankan
harus terjangkau oleh masyarakat, bahkan gratis. Hingga saat ini, pelayanan
publik atas hak-hak dasar masyarakat
seringkali membuat kita kecewa bahkan frustasi sebab selalu dibayang-bayangi dengan
realitas yang berbelit-belit, mahal, mutu/kualitas rendah masih ditambah dengan banyaknya
calo sehingga melahirkan banyak pungli disana-sini. Pelayanan publik kita terbukti buruk dan berwajah angker terhadap
konsumen,terutama yang berasal dari kelas bawah. Pepatah “konsumen
adalah raja”, kalimat yang tidak pernah
diindahkan oleh birokrasi sebagai penyedia layanan, dan mereka lupa bahwa
rakyat adalah pemilik negara sementara mereka adalah pelayan atau
dayang-dayangnya. Sistem dan perilaku
birokrasi pelayanan publik lebih pada mencerminkan model organisasi yang
tidak efisien dan efektif, minim akuntabilitas serta tidak berorientasi
kepada masyarakat sebagai konsumen yang dilayaninya. Padahal di negeri
ini sudah banyak produk peraturan perundangan yang dukeluarkan guna menjadikan pelayanan publik menjadi baik dan
melindungi konsumen, namun masih sekedar menjadi tumpukan dokumen semata yang
tidak ada kekuatan apapun.
2. Web pada
Organisasi Swasta
Organisasi Swasta atau organisasi laba adalah organisasi yang
juga bergerak di bidang pelayanan barang dan atau jasa yang kepemilikannya yang
dibedakan dari kemampuanya membayar barang dan jasa tersebut sesuai dengan
hukum pasar oleh satu orang atau lebih yang berorientasi pada keuntungan /
laba.
Dengan demikian, jelas organisasi ini mempunyai tujuan
utamanya adalah untuk mencari laba atau untung sebesar-besarnya. Organisasi
laba meliputi antara lain perusahaan-perusahaan berskala kecil hingga berskala
besar baik bertaraf local, nasional maupun internasional. Ciri-cirinya antara
lain Dimiliki oleh satu orang atau lebih, berorientasi pada keuntungan.
Jadi pada organisasi swasta dalam melayani memperhatikan
keuntungan yang akan diperoleh dari pelayanan yang diberikan kepada pelanggan.
Selain itu, organisasi swasta atau privat memiliki fungsi/departemen Bisnis.
Seperti: Departemen Produksi, Departemen Pemasaran, dll
4.
KELEMAHAN
a) Situs
pemerintah mudah dibobol oleh hacker.
Tiga
faktor yang jadi
penyebab mengapa situs pemerintah gampang dibobol. Pertama, Password yang mudah
ditebak. Password yang baik adalah yang tidak mudah ditebak.
b) Konfigurasi aplikasi website
yang masih default.
Artinya, konfigurasi website
tersebut menggunakan pengaturan awal yang merupakan pengaturan dasar dari
aplikasi yang ada. Sehingga, masih banyak celah keamanan yang belum tersimpan dengan
baik.
c) updating aplikasi secara rutin. Jika
usia sebuah aplikasi website lebih dari 1 tahun, maka kemungkinan besar
aplikasi tersebut memiliki banyak kelemahan dalam hal keamanan. Sehingga,
setidaknya setiap 3 bulan pengelola website perlu mengupdate aplikasi yang
digunakannya untuk menghindari terciptanya celah keamanan yang bisa membuat
hacker bisa masuk.
5.
KEUNGGULAN
a) Web
tersebut resmi di update oleh pemerintah maupun swasta bersangkutan.
b) Mempermudah
masyarakat dalam memperoleh informasi melalui website baik web pemerintah
maupun web swasta.
c) Informasi
yang ada pada web tersebut terupdate secara berkala. Sehingga masyarakat
memperoleh informasi terbaru.
Sistem-Informasi-dan-Organisasi-Publik.pdf
- Adobe Reader
0 komentar:
Posting Komentar